<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="916">
<titleInfo>
<title>PENGARUH JUMLAH BERAT BOLA PENGGILINGAN TERHADAP PEMBENTUKAN KOKRISTAL MELOKSIKAM-ASAM MALONAT DENGAN METODE SOLVENT DROP GRINDING</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>AULIA  EKA PRATIWI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Prodi Farmasi Universitas Hang Tuah Surabaya</publisher>
<dateIssued>2019</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv, 98p.; ill.; tab.; 21cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Kelarutan merupakan salah satu sifat fisikokimia yang menentukan absorpsi obat dalam saluran cerna. Bahan aktif yang memiliki kelarutan yang rendah menunjukan bioavailabilitas yang rendah oleh karena itu kelarutan yang rendah merupakan masalah utama pada pengembangan obat baru, sehingga diperlukan beberapa upaya untuk meningkatkan kelarutan suatu bahan obat, salah satunya dengan cara pembentukan kokristal yang dapat meningkatkan kelarutan bahan obat sehingga bioavailabilitas suatu obat dalam tubuh meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berat bola penggilingan terhadap pembentukkan kokristal meloksikam-asam malonat dengan metode solvent-drop grinding. Penilitian ini menggunakan meloksikam yang termasuk BCS kelas II dengan asam malonat sebagai koformer. Pembuatan kokristal dilakukan dengan cara mencampur meloksikam-asam malonat dengan penambahan pelarut PEG 400 dengan etanol sebanyak 20% dari total berat bahan, kemudian di masukkan kedalam grinding jar dan digiling selama 60 menit dengan jeda istirahat setiap 10 menit. Pada penelitian ini dilakukan variasi berat bola penggilingan pada tiap perlakuan yaitu 5 gram, 15 gram dan 25 gram. Kokristal yang terbentuk dikarakteristik dengan menggunakan PXRD, DTA, FTIR dan SEM. Hasil karakteristik dengan PXRD menunjukkan bahwa pada kokristal menunjukkan puncak khas pada sudut 2 = 10,4 dan 16,7 sehingga semakin besar berat bola yang digunakan maka semakin tinggi intensitas kokristal yang dihasilkan.. Karakteristik dengan DTA menunjukkan semakin besar berat bola yang digunakan maka semakin menurunkan titik lebur meloksikam maupun asam malonat. Karakteristik dengan FTIR menunjukkan bahwa pada kokristal mengalami pergeseran bilangan gelombang serta semakin besar berat bola yang digunakan semakin hilang gugus N-H pada kokristal. Karakteristik dengan SEM menunjukkan bahwa pada kokristal memiliki morfologi dan ukuran partikel yang sama antara kokristal dengan campuran fisik dan zat murninya.

Kata kunci : Meloksikam, Asam malonat, Kokristal, Solvent-drop grinding, Berat bola penggilingan.
 </note>
<classification>6B.S-Far</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>PERPUSTAKAAN FAKULTAS FARMASI - UNIVERSITAS HANG TUAH Jl. Arief Rachman Hakim 150 , Surabaya 60111 Telp: (031) 5945864, 5945894 Fax : (031)  5946261 , Web. www.hangtuah.ac.id</physicalLocation>
<shelfLocator>6B.S-Far Pra p 61-19</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">FARM61-6B.S/Far-2019</numerationAndChronology>
<sublocation>Perpus Farmasi (Rak Skripsi)</sublocation>
<shelfLocator>6B.S-Far Pra p 61-19</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>61-19.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>916</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-08-29 10:28:51</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-10-10 13:05:39</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>